Masa Pra Sekolah (ceileee..kayak prasejarah saja
)
Apa yang saya ingat pada masa ini ? Mainan….motor…..pagar
halaman berwarna merah, pagar rumah berwarna hijau putih dan pagar pintu depan
berwarna hijau….
Jadi ingat, mainan yang paling saya suka itu kuda-kudaan yang
makai pompa, jadi kalau pompanya ditekan, kudanya jalan…warna pompa dan
selangnya kuning dan warna kudanya merah
(mungkin ini sebabnya anak
kecil suka mainan yang berwarna yah, karena mudah diingat oleh indera mereka)…
Ingat motor biru (nantinya jadi tau namanya adalah Yamaha
tahun 75) yang suka saya naikin dengan berkhayal menjalankan motor itu dan
menjadi pembalap 
Ingat pagar belakang yang berwarna merah..(padahal kata ortu,
dulunya dari bambu yang coklat), tapi ini saja yang keingt (rupanya itu warna
meni kayu, zat dasar untuk mengecat)…
Ada tambahan nih yang saya ingat…kolam ikan mas di dalam
rumah…dibuat ayah diruang tamu, dari semen dengan alas dari plastik…suka banget
liat ikannya yang berwarna warni…
Dinding rumah berwarna hijau putih, terbuat dari anyaman
bambu (di Makassar disebut gamecca) yang putihnya kalau dipegang suka melengket
di tangan dan segera diusap oleh ibu (karena dicat dengan menggunakan kapur)
dan sering dilarang untuk dipegang karena takut ketusuk… (samar-samar memang
pernah kena nih…cuman benar-benar samar-samar sekali ingatnya…)
Pagar depan berwarna biru muda…dan luasss (yah, seluas
pandangan anak kecil sih…sekarang sempiitttt…)
Pada masa ini, ada pengalaman yang cukup berkesan, karena
saking berkesannya masih cukup jelas dalam ingatan…
Pada usia 5 tahun, ayah dan ibu mengajak saya jalan-jalan
(katanya sih keliling Jawa dan Bali), dan beberapa memori yang masih jelas
teringat berkaitan dengan pengalaman ini adalah:
di atas kereta api, berdinding hijau…dalam ingatan masih
segar warna hijau mudanya dengan jendelanya dan pohon-pohon yang dilewati oleh
kereta itu…
penjual es (yah…bener…penjual es keliling), yaitu seorang
anak, menggunakan baju kaos dan celana merah, membawa termos es di tangan kanan
dan bel di tangan kiri. waktu itu posisi saya digendong oleh ibu dan menghadap
ke belakang. anak itu sempat menoleh ke saya dan berjalan ke sebuah gapura
berukir. Rupanya saat itu saya ada di Bali…
Satu kenangan yang bahagia bersama keluarga secara lengkap
(sampai sekarang masih terasa sedih…mengapa hal itu tidak berlangsung dalam
waktu yang lama….nantilah di blog ini akan saya tuliskan juga…) adalah masa
dimana saya berada diatas…ya…diatas meja makan bersama ibu dan ayah…
tapi entah, mengapa itu menjadi sebuah kenangan terakhir
untuk berkumpul sebagai sebuah keluarga yang lengkap, karena kisah di bawah ini
semuanya tidak menggambarkan ayah lagi.. 
Kalo disuruh nulis topiknya tentang Saya, Internet dan Gaya
Hidup, asli saya bingung. Bingung bukan karena bahannya yang gak ada, tapi
justru karena banyaknya bahan yang kalo ditulis semua malah jadi cerita yang
tidak ada ujungnya, (lebai mode ON), hehe :D
Ah saya mulai dengan aktifitas saja. Jadi begini, sejak masih
duduk di bangku SMA saya sudah suka dengan yang namanya dunia komputer. Dengan
sedikit usaha akhirnya saya bisa membeli komputer kala itu. Dari sana saya mulai
belajar otak-atik komputer terutama hardware-nya. Kemudian tugas – tugas
sekolah yang sifatnya pengetahuan umum saya cari referensinya di internet, yah
meskipun koneksi hanya saya dapatkan di warnet dengan sisa uang saku seadanya.
Memasuki dunia perkuliahan, saya yang tercatat sebagai
mahasiswa Teknik Informatika semakin tidak lepas dengan yang namanya internet.
Buku penunjang kuliah banyak dijual di toko namun tidak sanggup saya beli
semuanya. Jadi saya mengandalkan e-book untuk belajar. Selain itu saya ikut
beberapa forum dan mailing list IT supaya problem yang saya temui di
perkuliahan bisa segera terselesaikan. Dari sinilah peran pakar – pakar IT
dibutuhkan. Sering – sering menulis ya, biar mahasiswa yang gak bisa beli buku
bisa tetap belajar dari Anda. :) Toh lewat media internet ini pula akan banyak
sekali penghematan penggunaan kertas untuk buku – buku (paperless).
Oya, selama kuliah itu pula saya mencoba untuk menulis
beberapa materi yang saya dapat ke forum – forum internal kampus dan blog. Dan
ternyata sampai sekarang malah blog itu yang lebih terurus. Ketika kita
mendapat ilmu maka kita memiliki kewajiban moral pula untuk menebarkannya.
Itulah salah satu alasan yang membuat saya ingin terus menulis. Ya,
selalu berbagi ilmu. :)
Masih dalam masa perkuliahan saya juga sempat bekerja sebagai
Programmer dan Software Quality Assurance. Ketika kita bekerja sebagai
programmer banyak sekali kode – kode program yang harus kita tulis. Saya yang
awalnya hanya programmer pemula tentunya banyak bergantung pada manual book dan
contoh – contoh penggunaan kode di internet.
Kini ketika saya sudah lulus kuliah dan memiliki tanggung
jawab sepenuhnya atas pengelolaan teknologi informasi di kantor, banyak
hal yang harus saya rencanakan. Contoh sederhananya adalah perencanaan
infrastruktur server dan jaringan kantor. Mulai dari spesifikasi kebutuhan,
anggaran biaya, instalasi hingga software dan aplikasi apa saya yang perlu
dipasang dan dibuat. Termasuk bagaimana proses pembeliannya, mengingat lokasi
kantor jauh dari pusat kota. Dengan kondisi seperti inilah toko – toko komputer
yang menawarkan penjualan online dibutuhkan. Tentunya dengan spesifikasi dan
harga yang lengkap. Contohnya setiap kali akan melakukan pembelian hardware,
saya selalu mengecek di internet, salah satu toko online yang saya jadikan
acuan dalam hal spesifikasi dan harga.
Internet memang benar – benar banyak membantu aktifitas saya.
Sekarang di tengah – tengah kesibukan saya tetap menyediakan waktu untuk nge-blog.
Kalo lagi di kantor, biasanya saya pulang terlambat untuk sekedar menulis
sedikit, atau kalo benar- benar repot, saya biasanya menulis di hape kemudian posting lewat email. Memang menarik sekali, blogging sudah
bisa dilakukan lewat email, jadi tidak perlu repot – repot buka halaman wordpress.
hehe :D Blog saya tidak lagi hanya berisi review seputar hardware dan software
namun juga cerita sosial dan kuliner (ini yang menarik, hehe :D)
Blog ini pula yang mengajarkan saya bahwa dengan menulis kita
akan memiliki banyak kawan. Terbukti dengan jumlah kawan saya di facebook sudah
lebih dari 500 orang. Sebagian besar dari mereka adalah kawan semasa sekolah,
kuliah, kerja dan kenalan lewat blog.
Ngomong – ngomong soal facebook, saya kok gak begitu rajin
buka ya. Aktifitas saya di internet yang paling banyak malah buat cek email,
blogging, baca- baca forum, atau berita. Facebook biasanya hanya saya buka 1 –
3 kali dalam sehari cuman buat mengecek kalo sekiranya ada kawan yang “memanggil”.
0 Komentar untuk "About Us"